Didedikasikan untuk publik. Anda bisa bergabung menjadi penulis Kompasiana dengan terlebih dahulu registrasi. Cantumkan nama dan identitas jelas, bukan anonim. Pergunakan bahasa Indonesia yang benar dan sopan. Mohon tidak mempertentangkan SARA, memfitnah atau mendiskreditkan orang/lembaga, pornografi, dan beriklan. Para penulis disarankan menanggapi komentar pembaca. Tulisan atau opini yang bermanfaat dan mencerahkan akan tampil setelah dimoderasi.Pesta Blogger ke 2 yang seharusnya terlaksana pada 27 Oktober 2008, sebagai Hari Blogger Nasional, akhirnya dapat berjalan dengan sukses pada 22 Nopember 2008 ini. Peserta dari berbagai penjuru nusantara tumpah ruah di Gedung BPPT, Jl. Thamrin Jakarta. Dan bahkan ada blogger asing dari Malaysia, Singapura, Philipina, Australia dan Amerika.
Dari gegap gempita pesta satu hal yang paling sangat amat menarik adalah turunnya Kedutaan Besar Amerika sebagai sponsor Pesta Blogger 2008. Dan konon, sang Duta Besar, negara Adi Daya itu, Cameron R. Hume berkenan hadir untuk menyerahkah sumbangan buku guna juga mendukung Gerakan 1000 Buku yang dipelopori oleh Komunitas BHI.
Publik pun bertanya, ada apa?
Dan pro kontrapun tak dapat dielakkan. Namun, ada satu hal yang juga sangat penting menjiwai blog dan blogger yang ada dibelakangnya, yaitu keinginan untuk berbagi. Jadi apa salahnya, kan? Dan kurang perlulah rasanya mencurigai, Apa kepentingan Amerika dibalik dukungannya terhadap PestaBlogger 2008 di Indonesia.
“Wah, bahaya itu kang. Tak mungkinlah bila tak ada kepentingan Amerika disitu. Ibarat pepatah, kalau tak ada berada, tak kan lah tempua itu bersarang rendah!, komentar seorang blogger.
“Semacam, ada udang dibalik batu, maksud anda?”, pancingku. Dia mengangguk.
Biar sajalah, dengan terbukanya khazanah blog ini artinya siapapun boleh berbuat, bercerita dan berbagi informasi. Yang penting bertanggung jawab. Namun, kembali lagi kepada satu hal yang sangat amat menarik tadi aku berpendapat bahwa kalaupun ada kepentingan dari Amerika adalah karena Kesadaran mereka terhadap kekuatan dahsyat di masa datang yang akan muncul dari blog. Yap, kekuatan sebuah blog. The Power of Blog.
Kita pernah tahu bahwa Kerajaan Malaysia sangat geram oleh ulah blogger mereka. Dan hampir semua politisi Malaysia adalah blogger. Sayangnya, budaya nge-blog belum membudaya dikalangan politisi Indonesia. Kenapa? Mungkin saja mereka malas, dan bisa jadi tidak mampu berpendapat lewat tulisan. Karena lebih gampang mengumpulkan wartawan berbagai media, cas-cis-cus beberapa patah kata, lalu makan-makan dan bagi-bagi amplop.
Lebih mudah bukan?
Ah, sayang sekali. Andaisaja mereka, para politisi itu menyadari The Power Of Blog itu tadi tentu mereka akan berlomba untuk Blogging. Menurutku, kekuatan blog itu ada pada:
Terimakasih kepada Kompas, yang telah membuka akses Public Blogging, walau masih terkesan malu-malu dan agak takut-takut. Bravo, Blogger Indonesia
Rishag Andiko
a.k.a KANGTUTUR
Tags: Blogger Indonesia, Kekuatan Blog, The Power of Blog
Share on Facebook
Share on Twitter
Malu-malu dan takut-takut mungkin benar, malu karena baru nenulai (diluncurkan 22 September 2008 lalu), takut-takut karena takut ada komentar atau artikel SARA nyelonong hehehe… Makasih telah berpartisipasi!
Wah… Lulus Sensor???
Horee…. (joged pisang ~plurk mode ON)
![]()
Kalau saya mah lebih fokus kepada The Power of Blog in Education., karena Blog sangat bermanfaat sekali untuk dunia pendidikan. Balajar tidak lagi di dalam kelas tapi bisa di luar kelas. Blog bisa jadi sumber belajar bagi peserta didik. Guru bukan satu-satunya lagi sumber belajar bagi peserta didik.
[...] Blogger!! - Pesta Di MULAI - Pesta Blogger 2008: Video Animasi Opening & Profil Komunitas - The Power of Blog - ikut Pesta Blogger 2008 juga - Malangnya Aku di Pesta Blogger [...]
Salam kenal yah kemarin hadir juga dengerin mas pepih hehehe buat mas wijayalabs salam kenal juga
memang hebat koq kalau yang tahu namanya blog
aku dach ngerasain kekuatannya “the power of blog”
yang penting kekuatan “VISI dan MISI” nya, mari membangun kreatifitas karena kreatifitas dapat membuat penghasilan tanpa batas
Go Freedom
kirim komentar
Perbankan syariah atau Perbankan Islam adalah suatu sistem perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariah (hukum) islam. ...